CNDSS
  • Home
  • Commenting
  • Insight
  • Weekly Report
  • Agenda
  • About us
No Result
View All Result
CNDSS
  • Home
  • Commenting
  • Insight
  • Weekly Report
  • Agenda
  • About us
No Result
View All Result
CNDSS
No Result
View All Result

Weekly Report 19-29 Agustus 2026

cndss.id by cndss.id
29 August 2026
in Weekly Report
0
Weekly Report 19-29 Agustus 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO

Ilustrasi: Gemini A.I

Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala CIA John Ratcliffe diam-diam melakukan perjalanan ke Moskow pekan ini dengan membawa sejumlah pesan penting untuk Rusia. Salah satunya adalah peringatan agar Presiden Vladimir Putin tidak menyerang wilayah NATO.

Dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan, Ratcliffe juga memanfaatkan kunjungannya untuk mendorong Moskow menghentikan dukungan ekonomi dan militernya kepada Iran. Langkah itu dilakukan ketika pemerintahan Presiden AS Donald Trump berupaya menekan Teheran secara finansial.

Kunjungan Ratcliffe menjadi perjalanan pertama yang diketahui dilakukan pejabat senior pemerintahan Trump ke Moskow dalam beberapa bulan terakhir. Perjalanan ini berlangsung di tengah kekhawatiran AS dan Eropa bahwa Putin dapat menguji komitmen NATO melalui serangan terbatas terhadap salah satu negara anggota aliansi.

rump sendiri meremehkan kemungkinan Rusia menyerang NATO. “Saya sudah melakukan pembicaraan yang baik dengannya. Dia tidak akan menyerang wilayah NATO,” kata Trump di Gedung Putih, Kamis (27/8/2026), seperti dikutip CNN International.

Ketika ditanya apakah Ratcliffe menyampaikan peringatan tersebut kepada Putin, Trump enggan menjawab secara langsung.

“Saya tidak ingin mengomentari itu, tetapi mereka tidak akan menyerang,” ujarnya.

Sebelumnya, Trump juga menyebut perjalanan Ratcliffe ke Moskow sebagai kunjungan yang “sangat semi-rutin”.

“Kami ingin melihat perang dengan Ukraina berakhir,” kata Trump dalam sebuah wawancara radio.

Penilaian intelijen AS dan negara-negara Barat sebelumnya memperkirakan Rusia dapat mencoba menguji keteguhan NATO dalam beberapa tahun mendatang, mulai dari serangan siber hingga serangan militer terbatas. Negara-negara Baltik seperti Estonia, Latvia dan Lithuania, serta Polandia, disebut sebagai lokasi yang berpotensi menjadi sasaran.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Ratcliffe tidak bertemu Putin selama kunjungannya. Menurut Peskov, kontak Ratcliffe dengan Rusia berlangsung “kurang lebih pada tingkat layanan khusus”, yang dinilainya positif, meski terlalu dini untuk menilai apakah kunjungan tersebut akan membantu memperbaiki hubungan AS-Rusia yang saat ini berada dalam kondisi krisis.

Sumber

CNBC, 2026. “Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO” [Online]. In https://www.cnbcindonesia.com/news/20260828133359-4-763105/bos-cia-nyelonong-ke-moskow-putin-diperingatkan-soal-nato [accessed on 28 Agustus 2026]

Menhan Sjafrie Sambut Menhan RRT di Bali, Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendekatan Budaya

Foto: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Bali – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Laksamana Dong Jun di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (20/8/2026).

Penyambutan di Bali menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Menhan RRT ke Indonesia dalam rangka Pertemuan 2+2 ke-2 dan Bilateral Meeting RI–RRT Tahun 2026. Pertemuan ini sekaligus mencerminkan pendekatan diplomasi pertahanan Indonesia yang tidak hanya dibangun melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui interaksi personal dan pendekatan budaya.

Nuansa cultural diplomacy telah terlihat sejak kedatangan delegasi RRT melalui prosesi “Dotting the Eye” dan atraksi Barongsai. Menhan Sjafrie kemudian mengajak Laksamana Dong Jun makan siang bersama di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), dilanjutkan dengan interaksi personal dalam suasana yang lebih hangat dan informal. Menhan RRT selanjutnya melaksanakan cultural visit di kawasan GWK untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Indonesia.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Menhan Sjafrie membangun komunikasi, rasa saling percaya, dan hubungan persahabatan sebagai fondasi untuk memperkuat kerja sama pertahanan antarnegara. Diplomasi pertahanan Indonesia terus dikembangkan secara terbuka dengan berbagai negara berdasarkan prinsip saling menghormati, kepentingan bersama, serta penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.

Dalam penyambutan di Bali, Menhan Sjafrie didampingi Kabaloghan Kemhan, Dirjen Strahan Kemhan, Pangdam IX/Udayana, serta Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Sumber

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, 2026. “Menhan Sjafrie Sambut Menhan RRT di Bali, Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendekatan Budaya” [Online] In https://www.kemhan.go.id/2026/08/20/menhan-sjafrie-sambut-menhan-rrt-di-bali-perkuat-diplomasi-pertahanan-melalui-pendekatan-budaya.html

TNI AU Buka Suara soal Sukhoi Tergelincir di Lanud Hasanuddin Sulsel

Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said

Makassar, CNN Indonesia — TNI Angkatan Udara (AU) buka suara soal viral pesawat tempur jenis Sukhoi yang tergelincir di landasan pacu Lapangan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin.

Kadispenau, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan kejadian itu sebabkan saat rangkaian tes terbang pesawat Sukhoi Su-30 MK2.

“Terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat,” kata Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, Senin (24/8).

Dalam rangkaian uji coba penerbangan tersebut, kata Nyoman,pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan

“Saat melaksanakan pengereman terjadi kendala teknis pada sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal yang berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan,” jelasnya.

Nyoman memastikan akibat kejadian tersebut pesawat maupun awaknya dalam kondisi aman.

“Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan tes berikutnya,” katanya.

Sumber

Detiknews, 2026. “TNI AU Buka Suara soal Sukhoi Tergelincir di Lanud Hasanuddin Sulsel” [Online] In https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260824162455-20-1395920/tni-au-buka-suara-soal-sukhoi-tergelincir-di-lanud-hasanuddin-sulsel [accessed on 25 Agustus 2026]

Menlu China Wang Yi bertemu Luhut Panjaitan bahas Investasi

Foto:  ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China

Beijing (ANTARA) – Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI Luhut Binsar Panjaitan pada Jumat (21/8) di Jakarta untuk membicarakan iklim investasi perusahaan Tiongkok di tanah air.

“China berharap dan percaya bahwa Pemerintah Indonesia akan menyediakan lingkungan bisnis yang aman, stabil, dan baik bagi perusahaan-perusahaan China,” kata Wang Yi dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA dari Beijing, Sabtu (22/8).

Menlu Wang Yi berada di Jakarta pada 20-22 Agustus 2026 untuk menghadiri pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Dialogue atau CSD) dan juga Pertemuan ke-2 Mekanisme Dialog 2+2 antara menlu dan menteri pertahanan Indonesia dan China.

“China dengan tulus dan sungguh-sungguh membantu Indonesia mempercepat proses pembangunannya, serta mendorong dan mendukung perusahaan-perusahaan China untuk terus berinvestasi dan mengembangkan usaha di Indonesia, membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber daya menjadi kekuatan pendorong pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Wang Yi.

Praktik yang terjadi selama ini, ungkap Wang Yi, telah membuktikan bahwa penguatan persahabatan dan kerja sama antara China dan Indonesia tidak hanya secara kuat mendorong pembangunan masing-masing negara, tetapi juga telah menjadi contoh kerja sama saling menguntungkan di antara negara-negara Global South.

“China merupakan mitra kerja sama strategis Indonesia yang dapat dipercaya, punya hubungan jangka panjang, dan stabil dalam pembangunan dan revitalisasi Indonesia,” ujar Wang Yi.

Saat ini, Wang Yi menyebut, negara-negara Global South tengah mengalami kebangkitan secara kolektif, dengan China serta Indonesia merupakan wakil penting di antaranya.

“Kedua negara secara geografis berdekatan dan perekonomiannya saling melengkapi serta konsisten menjalankan kebijakan persahabatan terhadap satu sama lain. China dan Indonesia memiliki keunggulan berupa momentum yang tepat, kondisi geografis yang menguntungkan, dan keharmonisan antarmanusia untuk semakin memperdalam kerja sama,” kata Wang Yi.

Sedangkan Luhut dalam keterangan tersebut mengatakan bahwa hubungan Indonesia-China dibangun di atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan yang mendalam.

“Kerja sama kedua pihak, khususnya investasi perusahaan-perusahaan China di Indonesia, telah memberikan kontribusi positif yang penting bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Luhut.

Luhut menyebut, selain memperkuat kerja sama tradisional seperti energi dan mineral, Indonesia juga akan memperluas kerja sama dalam industri-industri baru strategis, seperti energi hijau, kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan bioteknologi.

“Indonesia selalu menyambut perusahaan-perusahaan China untuk datang berinvestasi dan mengembangkan usaha di Indonesia, dan pasti akan menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan bersahabat bagi perusahaan-perusahaan China,” ujar Luhut.

Dewan Ekonomi Nasional, menurut Luhut, akan dengan kuat mendukung kedua negara dalam memperdalam kerja sama di berbagai bidang, serta melakukan upaya tanpa henti untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kemakmuran bersama kedua negara.

“Saya menganggap hubungan kemitraan antara kedua negara bak jalinan persahabatan. Semakin sering bertemu dan berdialog, semakin kuat rasa saling percaya di antara keduanya. Itulah yang membuat ruang kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok selalu semakin luas dari waktu ke waktu,” tulis luhut di akun media sosialnya.

Luhut menyebut setiap kali ia bertemu Wang Yi, selalu terjadi diskusi yang hangat tapi mendalam.

“Seperti hari ini kami membahas komitmen untuk menjaga keberlanjutan kerja sama strategis yang sudah terjalin. Saya tegaskan kepada beliau, kerja sama Indonesia-China tidak boleh berhenti sebatas proyek megah di atas kertas semata. Hasilnya harus konkret: membuka lapangan kerja, mentransfer teknologi, dan menaikkan taraf hidup masyarakat kita,” kata Luhut pula.Melalui kerangka kerja sama antara @dewanekonomi.id dengan National Development and Reform Commission (NDRC) China, DEN berencana untuk membuat peta jalan jangka panjang sejumlah agenda strategis seperti kereta api cepat, pengembangan energi hijau di Kalimantan Utara, hingga yang tak kalah penting pengentasan kemiskinan.

Luhut juga menyebut DEN mendukung penuh pertemuan pertama Dialog Strategis Indonesia-China yang terselenggara dengan baik.

Pada saat yang sama, peluang besar juga terbuka di sektor kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital (GovTech) maupun pengembangan aman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) untuk riset biodiversitas dan teknologi kesehatan.

“China memiliki kapital, teknologi, dan kapasitas industri. Indonesia memiliki sumber daya, biodiversitas, populasi muda, serta pasar yang besar. Jika kekuatan ini digabungkan atas dasar ‘trust’, kerja sama dua kekuatan Global South ini akan membawa kemakmuran bagi kedua bangsa,” kata Luhut menegaskan.

Sumber

Antara Maluku, 2026. “Menlu China Wang Yi bertemu Luhut Panjaitan bahas Investasi” [Online] In https://ambon.antaranews.com/berita/340795/menlu-china-wang-yi-bertemu-luhut-panjaitan-bahas-investasi [accessed on 23 Agustus 2026]

Kemhan AS Rilis Kontrak Jet Tempur F-15 Dengan Boeing, Indonesia Masuk Skema FMS

Ilustrasi: Gemini A.I

Departemen Perang Amerika Serikat (AS) merilis kontrak dengan Boeing untuk program F-15 Eagle Crest. Kontrak itu berisi sebuah skema yang mencakup perawatan, peremajaan, sistem avionik, hingga produksi armada jet tempur andalan itu. Dilansir dari situs resmi Departemen, nilai kontrak ini mencapai USD 131,23 miliar atau Rp 2.000 triliun lebih.

Menariknya, dalam rilis tersebut, tercantum nama Indonesia yang masuk dalam skema Foreign Military Sales (FMS). Skema ini merupakan mekanisme pemerintah AS untuk memfasilitasi penjualan alutsista buatan AS kepada pemerintah negara lain. Dalam skema tersebut, pemerintah AS menjadi perantara dalam proses pengadaan, bukan transaksi komersial langsung antara Indonesia dan Boeing.

“Kontrak ini mencakup FMS ke Jepang, Israel, Arab Saudi, Korea Selatan, Singapura, Indonesia dan Polandia,” demikian keterangan Departemen Perang AS dalam pengumuman kontrak tersebut, Selasa (25/8).

Dari sejumlah negara yang disebut dalam dokumen, hanya Indonesia dan Polandia yang belum mengoperasikan jet tempur F-15. Namun, pencantuman Indonesia dalam daftar tersebut tidak secara otomatis berarti Indonesia telah membeli atau memesan jet tempur F-15 melalui kontrak ini.

Pekerjaan kontrak akan dilakukan di St. Louis, Missouri, dan diperkirakan selesai pada Agustus 2037. Periode pemesanan kontrak diperkirakan berakhir pada 24 Agustus 2031, dengan opsi perpanjangan hingga 24 Agustus 2036.

Kontrak tersebut juga mencakup pembangunan kemampuan pemeliharaan untuk mendukung pengoperasian dan pemeliharaan sistem senjata F-15 Eagle. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme pengadaan dari satu sumber.

Ketertarikan Indonesia dan F-15

Pada 2023, Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan sudah selangkah lebih dekat dalam proses akuisisi F-15.

Momen itu terjadi saat Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Marsekal Muda Yusuf Jauhari selaku Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI dan Mark Sears selaku Wakil Presiden Direktur dan Manajer Program Boeing Fighters, di fasilitas Boeing yang berlokasi di St. Louis, AS, pada Senin, 21 Agustus 2023.

Saat itu, Indonesia tertarik membeli varian F-15EX, versi paling canggih dari F-15 dan akan ditingkatkan jadi varian khusus F-15IDN.

“Dengan senang hati kami mengumumkan kesepakatan pengadaan pesawat tempur F-15EX yang penting bagi Indonesia,” kata Prabowo.

“Pesawat tempur canggih ini akan melindungi dan mengamankan negara kami dengan kemampuan mutakhirnya,” lanjutnya.

Boeing Promosi ke Indonesia

Pada 16 April 2025, Boeing menggelar konferensi pers di kantor perwakilan Indonesia, di Menara Astra, Jakarta Pusat. Saat itu Direktur Eksekutif Pengembangan Bisnis Pesawat Tempur Boeing Defense, Space & Security Robert Novotny menjelaskan langsung kapabilitas pesawat ini.

Katanya, pesawat mampu mencapai 20 ribu jam terbang, dan telah dikembangkan selama 40 tahun. Ketahanan inilah yang ‘dijual’ Boeing.

“Ini juga pesawat yang terus berkembang, dalam artian selama 40 tahun, kami telah mempelajari hal-hal yang kami sukai dan kami buat lebih baik, serta hal-hal yang tidak kami sukai dan kami perbaiki. Dan karena itu, sekarang diperkirakan umur pesawat bisa mencapai 20.000 jam terbang,” kata Novotny.

Novotny juga menjelaskan dari sisi ongkos. Katanya, biaya operasional jet tempur ini diklaim cukup ‘terjangkau, yakni sekitar 29.000 dolar AS atau setara Rp487,8 juta per jam terbang.

Biaya tersebut sudah mencakup seluruh biaya perawatan dan pemeliharaan pesawat.

Sumber

Kumparan, 2026. “Kemhan AS Rilis Kontrak Jet Tempur F-15 Dengan Boeing, Indonesia Masuk Skema FMS” [Online] In https://kumparan.com/kumparannews/kemhan-as-rilis-kontrak-jet-tempur-f-15-dengan-boeing-indonesia-masuk-skema-fms-283cyJsgs5M [accessed on 29 Agustus 2026]

Cina Tampilkan UCAV Stealth GJ-21: Berdaya Jelajah 2.000 Km, Siap Diluncurkan dari Katapult EMALS LHD Type 076

Foto: Defence Security Asia

Pergeseran peta kekuatan militer maritim global makin nyata seiring langkah progresif Angkatan Laut Cina (PLAN) dalam menerapkan doktrin penerbangan kapal induk masa depan. Cina mulai mengenalkan kemampuan jelajah drone serang (UCAV) siluman berbasis kapal induk teranyarnya, Attack-21 (GJ-21), yang dirancang untuk beroperasi dalam doktrin penerbangan kelompok maupun formasi rapat (swarming warfare).

Mengusung desain flying-wing tanpa ekor, drone tempur ini dibuat khusus untuk beroperasi dari geladak kapal induk generasi baru seperti Fujian (Type 003) serta kapal serbu amfibi raksasa – Landing Helicopter Dock (LHD) Type 076 Sichuan. Pengerahan drone dalam kelompok rapat di udara ini dirancang untuk memimpin gelombang serangan pertama—mulai dari pengintaian awal, penindakan target darat, hingga penetrasi wilayah lawan—tanpa harus menempatkan risiko nyawa pilot pada jajaran jet tempur berawak di gelombang awal pertempuran.

Dari spesifikasi teknis dan desain, GJ-21 dibekali serangkaian fitur pendukung operasi dari dek (shipboard integration). Guna menghemat ruang simpan di dalam hanggar kapal induk, sayap GJ-21 dapat dilipat (folding wings), dilengkapi batangan katapult (catapult bar) pada roda depan untuk sistem peluncuran elektromagnetik (EMALS), serta pancing penahan (tailhook) untuk pendaratan di geladak.

Untuk menjaga penampang radar (Radar Cross-Section/RCS) tetap amat rendah, seluruh amunisi disimpan di dalam kompartemen internal (internal weapon bay) berkapasitas muat hingga 2 ton. Dipadukan dengan teknologi fluidic thrust vectoring untuk kendali pendaratan otonom, drone ini diperkirakan memiliki radius tempur hingga 2.000 kilometer serta daya tahan terbang (endurance) melebihi 12 jam. Kombinasi ini menjadikannya pendamping ideal (loyal wingman) bagi jet tempur stealth J-35 buatan Shenyang.

Sumber

Indomiliter, 2026. “Cina Tampilkan UCAV Stealth GJ-21: Berdaya Jelajah 2.000 Km, Siap Diluncurkan dari Katapult EMALS LHD Type 076” [Online]. In https://indomiliter.com/cina-tampilkan-ucav-stealth-gj-21-berdaya-jelajah-2-000-km-siap-diluncurkan-dari-katapult-emals-lhd-type-076/ [accessed on 28 Agustus 2026]

Harga Minyak Dunia Turun, Pasar Pantau Nasib Selat Hormuz

Ilustrasi: AA Energy Terminal

Harga minyak dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Harga minyak juga mencatatkan penurunan sepanjang pekan setelah pelaku pasar mencermati arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) dan perkembangan di Selat Hormuz. Dilansir dari Reuters, Sabtu (29/8/2026) harga minyak mentah Brent turun 39 sen AS atau 0,43 persen. Brent ditutup di level 89,31 dollar AS per barrel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 13 sen AS atau 0,16 persen. WTI berakhir di level 83,40 dollar AS per barrel. Dalam sepekan, harga minyak Brent telah turun lebih dari 5 persen. Adapun harga minyak WTI melemah lebih dari 4 persen. Baca juga: Pipa Bocor, Produksi Minyak Mentah Indonesia Per Juli 2026 Meleset dari Target APBN  Pasar mencermati pernyataan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh yang memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun untuk menekan inflasi.

Phil Flynn, analis senior Price Futures Group, mengatakan pernyataan tersebut turut memberikan tekanan terhadap harga minyak. “Pasar produk minyak secara global terlihat kuat menyusul serangan lanjutan Ukraina terhadap kilang-kilang Rusia,” kata Flynn. “Namun, banyak pembicaraan dan rumor bahwa kita mungkin akan melihat kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz pada akhir pekan,” lanjut dia.

Sumber

Kompas, 2026. “Harga Minyak Dunia Turun, Pasar Pantau Nasib Selat Hormuz” [Online] In https://money.kompas.com/read/2026/08/29/092237826/harga-minyak-dunia-turun-pasar-pantau-nasib-selat-hormuz [accessed on 29 Agustus 2026]

Tags: ChinaCIACinaDuniaF-15EXFMSGJ-21HargaIndonesiaLuhutMenhanMinyakNATOPutinRRTSelat HormuzSjafrieSukhoitergelincirUCAVVladimir PutinWang yi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CNDSS

The Center for National Defense and Security Studies (CNDSS) is a non-profit organization dedicated to fostering collaboration between universities, government, and industries in the field of defense and security matters with strategic, analytically rich, and coherent analysis. Our mission is to promote innovation, research, and development in this critical area, with the ultimate goal of enhancing the safety and security of our communities and nations.

Our Social Media

© 2024 CNDSS- Center for National Defense and Security Studies (CNDSS).

No Result
View All Result
  • Home
  • Commenting
  • Insight
  • Weekly Report
  • Agenda
  • About us

© 2024 CNDSS- Center for National Defense and Security Studies (CNDSS).